Mancanegara / Perjalanan / Tiongkok

K630 16 Jam

K630 adalah nomor kereta yang membawa saya dan Nisul dari Xi’an menuju Beijing dengan waktu tempuh 16 jam. Memang waktu tempuh tersebut terdengar mengerikan. Namun itu masih belum ada apa-apanya jika mengingat perjalanan kereta yang saya tempuh pada tahun 2010 dan 2013.

Pada tahun 2010, saya bersama ketujuh teman lainnya (yang di kemudian hari disebut dengan Genggong13) kembali dari Malang menuju Jakarta dengan kereta Matarmaja. Saat itu kereta kelas ekonomi masih menyiksa. Sandaran kursi tegak 90 derajat dengan busa seadanya. Dengkul saling beradu. Pendingin ruangan tidak ada. Tiket berdiri masih dijual. Pedagang berlalu-lalang tanpa henti. Bau kecut dari tubuh kami berdelapan yang belum terkena air semenjak dua hari sebelumnya sudah saling menular. Lengket pula. Namun kami sukses bertahan dengan kondisi tersebut selama 20 jam.

Pada tahun 2013, saya bersama Windy dan Reta menghabiskan 19 jam di atas Amritsar Express. Kereta yang membawa saya dari Kolkata menuju Varanasi—salah satu kota tujuan para peziarah yang ingin menyucikan diri di Sungai gangga. Kondisi kompartemen jauh lebih baik dari pada Matarmaja. Ada ranjang tiga susun, bantal, selimut, dan pendingin ruangan. Itu saja sudah cukup membuat kami terlelap selama 11 jam dan kembali segar di pagi hari.

K630 ini juga memiliki pendingin ruangan dan ranjang susun. Lebih terang dan lebih bersih dibandingkan Amritsar Express. ‘Hanya’ 16 jam pula. Namun masalahnya adalah, K630 bukan kereta malam seperti Matarmaja dan Amritsar Express. Kereta ini berangkat dari Xi’an pukul 7 pagi dan tiba di Beijing pukul 11 malam. 16 jam kami habiskan saat hari masih terang dan jam biologis tidak bisa dibohongi.

Lalu, apa yang kami lakukan selama 16 jam di K630?

Mencoba tidur

DSC_1161

Mendengarkan musik

Curhat di jurnal

DSC_1174

Tapi susah konsentrasi karena orang di bawah berisik

DSC_0849

Mencoba tidur (lagi)

Jalan-jalan lintas gerbong.

Membaca buku

DSC_0841

Bergosip.

Menahan lapar dan haus meskipun kami tidak sedang berpuasa.

Saling memotret.

DSC_1184

Bengong di jendela.

Misuh-misuh karena tidak kunjung sampai Beijing . Padahal cuma 16 jam ya.

Advertisements

4 thoughts on “K630 16 Jam

    • haha iyayak kurang dramatis aja nih cerita gue di kereta biar kayak di Titik Nol. belum pergi yang jauh2, Bi. tunggu kisah selanjutnya ya (yang entah kapan gue tulis wakakaka)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s