India / Mancanegara / Perjalanan

Perburuan Tiket Kereta

Huookeh! Setelah selesai kenalan ama cowok-cowok India, mari kita mundur kembali ke kota persinggahan saya yang pertama di India, Kolkata.

Dalam peta yang ada di dalam postingan Rute Ekspektasi terdapat 7 kota yang ingin saya singgahi selama 9 hari di India. Untuk menjelajah ke tujuh kota tersebut, saya memilih moda transportasi kereta api.

Gambaran mengenai dunia perkeretaapian sudah melekat di orang-orang India. Maka tidak heran jika banyak adegan drama Bollywood yang mengambil lokasi di atas kereta. Entah itu adegan perpisahan (seperti Rahul dan Anjali di film Kuch Kuch Hota Hai), pencurian (seperti Jamal Malik dan kakaknya dalam film Slumdog Millionaire), atau sekedar menari-nari di atas kereta (seperti Shahrukh Khan dalam film Dil Se).

dilse

Hampir semua kota-kota besar di India saling terhubung oleh jalur kereta api. Oleh karenanya, moda transportasi ini menjadi pilihan favorit sebagian besar warga India disamping bus AKAP (antar kota antar provinsi). Bahkan ada loh rute perjalanan kereta dari Kolkata menuju Thiruvananthaphuram yang berarti menghubungkan kota besar di bagian paling barat India dengan kota besar di paling ujung selatan India.

Kolkata-Thiruvananthaphuram yang terpisah 2433 km saja

Kolkata-Thiruvananthaphuram yang terpisah 2433 km saja

Tidak hanya menjadi pilihan warga lokal, kereta api juga menjadi pilihan utama para pelancong yang hendak hilir mudik antar kota di India. Sampai-sampai buku panduan yang sering menjadi ‘kitab suci’ bagi para pelancong, Lonely Planet, memasukkan train trips sebagai Top Experience in India.

Namun mendapatkan tiket kereta api antar kota di India tidaklah semudah mendapatkan tiket kereta Jakarta- Jogja. Ingat, India menempati urutan kedua di dunia dalam hal jumlah populasi terbanyak. Ada persaingan ketat dalam perebutan kursi di dalam kereta. Maka bagi para pelancong maupun warga lokal harus memesan tiket kereta jauh-jauh hari sebelum kursi ludes terjual.

Seperti tiket pesawat, tiket kereta di India bisa dipesan lewat internet lewat situs http://irctc.co.in, http://www.cleartrip.com, atau http://www.makemytrip.com .  Oya perlu kalian tahu bahwa pemesanan tiket kereta secara online tidak bisa dilakukan antara jam 8-12 pagi waktu India.

Bukan perkara mudah bagi turis asing untuk membeli tiket kereta di India. Ada beberapa bagian yang harus diverifikasi, di antaranya alamat email dan nomor ponsel. Tidak ada masalah untuk memverifikasi alamat email. Nah, bagaimana untuk verifikasi nomor ponsel?

Di bagian ini, bagi mereka warga India bisa memasukkan nomor ponsel lokal yang nantinya akan dikirimkan kode verifikasi. Lalu bagaimana dengan mereka yang non-Indian dan tidak memiliki nomor ponsel India?

Dari beberapa sumber yang saya baca, kirimkan scan paspor kalian ke email care@irctc.co.in. Nantinya dari pihak irctc akan dikirimkan nomor Mobile OTP untuk verifikasi nomor ponsel bagi non-Indian.

Sedihnya, saya berkali-kali gagal di bagian verifikasi Mobile OTP. Hingga akhirnya nyerah dan nekat untuk membeli tiket kereta secara on the spot saja. Tapi apakah perjalanan saya tetap berjalan sesuai dengan rencana ketika memutuskan untuk beli tiket kereta on the spot?

Hoho tentu tidak saudara-saudarah 😐

Dari empat rute perjalanan menggunakan kereta yang saya rencanakan sebelumnya, hanya tiket dari Kolkata menuju Varanasi saja yang berhasil saya dapatkan. Itu pun berangkat di luar tanggal yang saya rencanakan.

Saya sampai di Kolkata tanggal 14 Februari 2013 dan baru berangkat ke Varanasi keesokkan harinya. Seharusnya ketika baru sampai di Kolkata, malam hari itu pula saya seharusnya langsung meluncur ke Varanasi dengan kereta.

Belakangan saya tahu bahwa untuk pemesanan tiket kereta api di India setidaknya  dilakukan SATU BULAN sebelum tanggal keberangkatan. Walaupun rangkaian kereta di India sangat panjang (bisa sampai 27 gerbong), terkadang masih belum cukup untuk mengangkut seluruh penggunanya yang sangat banyak. Sehingga berlaku hukum ‘siapa cepat dia dapat’ untuk mendapatkan kursi di dunia perkeretaapian India. Informasi ini saya dapatkan dari mas-mas India yang duduk satu kompartemen dengan saya saat di kereta Amritsar Express.

Namun sebetulnya saya pun masih tergolong beruntung karena mendapatkan kereta dengan kelas AC. Teman perjalanan satu kompartemen saya berasal dari India kelas menengah. Tidak ada tekanan batin yang berarti selama 19 jam perjalanan dari Kolkata menuju Varanasi. Malah, saya bisa ngobrol dengan banyak orang baru baik turis ataupun warga lokal. Hehee

Sepasang kekasih asal Australia dan China yang saya temui saat di Varanasi bercerita bahwa mereka hanya mendapatkan kereta kelas sleeper dari Delhi menuju Varanasi. Kelas sleeper merupakan tempat duduk yang bisa dirubah menjadi ranjang mungil. Dalam satu kompartemen bisa diisi dengan tiga ranjang susun. Sebelum dibuka menjadi ranjang, tempat duduk paling bawah bisa diduduki oleh tiga orang.

Kelas sleeper ini tanpa AC.  Jadi yaaah cukup annoying kalau menurut dua teman saya tersebut. Kursi panjang yang seharusnya diduduki oleh tiga orang, diduduki oleh enam orang. Mustahil bagi mereka untuk tidur di ranjang susun dengan nyaman. Alhasil, mereka harus menahan kantuk selama belasan jam perjalanan.

Perjalanan saya selama di India akhirnya serba spontan dan ‘gimana nanti’ berkat gagal dalam memesan tiket kereta dari Indonesia. Perjalanan yang bersifat ‘go show’ atau ‘well prepared’ sama-sama asik dan seru. Tapi pesanlah tiket kereta jauh-jauh hari jika tidak ingin jadwal perjalanan yang telah dibuat hanyalah ureg-ureg dalam travel notes semata. 😀

NB: Salah satu blog yang wajib dipelajari untuk memesan tiket kereta di India 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s