Cianjur / Domestik / Jogjakarta / Perjalanan

Jalan-Jalan Skripsi bag.2

Jogjakarta

Sebetulnya saya ke Jogja dalam rangka menghadiri suatu acara di Fisika UGM. Tapi jalan-jalan yaa…teteup! :p

Itu untuk keempat kalinya saya berkunjung ke kota gudeg. Saya cuma sempat bersepeda ria di alun-alun kidul dan berkunjung ke Museum Ullen Sentalu. Private museum sejarah keraton Jawa di daerah Kaliurang yang modern dan terawa. Perpaduan unsur budaya Jawa dan Eropa pada bangunannya membuat saya jatuh cinta dengan tempat ini.

DSC_3523

Sisa dari jalan-jalan Jogja waktu itu, saya wisata kuliner sampai mabok.

Mungkin udah banyak yang familiar dengan Raminten, Kalimilk, dan nasi goreng Padma Naba. Namun ada satu kuliner favorit saya di Jogja: sate klathak. Ini sate kambing yang isinya murni daging kambing yang empuk dengan ukuran di atas standar. Uniknya, tusukan sate bukan dari kayu seperti biasanya, tapi dari….jari-jari sepeda!

DSC_3529

Satu porsi sate klathak dengan nasi hanya 15ribu saja. Tongseng kambingnya juga nggak boleh ketinggalan untuk dicoba. Ueenaaaak tenan! Ga percuma deh jauh-jauh ke daerah Bantul demi sate klathak.

Cianjur

Setelah akhirnya mengumpulkan draft tugas akhir sembari menunggu masa sidang, saya bersama Genggong13 kabur lagi ke Cianjur. Banyak yang bingung mau ngapain ke Cianjur. Mau beli beras kah? Ya, karena Cianjur sudah terlanjur terkenal dengan berasnya.

Ternyata, 20 km dari pusat kota Cianjur ada beberapa spot menarik untuk liburan. Sayang akses ke sana cukup sulit. Selain tidak ada kendaraan umum, jalan yang menghubungkan tempat-tempat tersebut juga tidak mulus dan masih berbatu. Terutama akses ke Curug Cikondang.

Untuk info mengenai Situs Megalithikum dan Curug Cikondang, silahkan baca postingan sebelumnya yang berjudul Sweet Escape 😀 Sepanjang perjalanan antara dua objek wisata tersebut, mata akan dimanjakan dengan perkebunan teh yang membentang luas.

DSC_3709

Ada satu tempat kongkow warga sekitar yang cukup menarik, yaitu Stasiun Lampegan. Karena gempa bumi merusakkan terowongan Lampegan ini, maka stasiun yang menghubungkan Cianjur dan Bandung ini tidak lagi beroperasi sejak tahun 2010. Kalau kata warga setempat sih, belum ke Cianjur kalau belum ke Stasiun Lampegan 😀

lampegan

Bukan mustahil untuk jalan-jalan selama mengerjakan skripsi. Masih banyak tempat menarik yang bisa disambangi tanpa biaya besar dan waktu banyak 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s