Mancanegara / Thailand

Kho Sirae ; Phuket Trip vol. 10

Hanya butuh waktu dua hari untuk mengkhatamkan satu pulau penuh dengan menggunakan motor. Phuket jauuuuh lebih kecil daripada Bali. Kami bingung harus pergi kemana lagi karena semua sudut pulau sudah kami jelajahi.

Pagi itu di hari keempat kami benar-benar sudah stuck. Tidak tahu harus kemana lagi. Oh, jangan tanya saya dulu mengapa kami tidak mengunjungi Phi Phi Island atau James Bond Island. Just be patient, I’ll explain it later.

Setelah mengamati peta Phuket yang sudah robek sana-sini lekat-lekat, kami memutuskan untuk pergi ke suatu pulau di luar Phuket yang masih bisa dijangkau lewat jalur darat.

Kho Sirae. Sirae Island. Pulau Sirae.

Kami tidak tahu disana ada objek wisata apa. Yang penting jalan, keluar dari hotel.

Kho Sirae terletak ke arah timur tidak jauh dari Phuket Town. Kho Sirae dan Kho Phuket dihubungkan dengan sebuah jembatan yang di sebelah kiri dan kanannya terdapat hutan bakau. Jembatan tersebut terawat dan suasananya dibuat bagus dan menarik. Katanya, di hutan bakau tersebut banyak monyet yang tinggal. Oleh karena itu di sepanjang jembatan ini ada semacam rambu yang menyuruh pengemudi kendaraan untuk berjalan perlahan. Mungkin ada kalanya monyet-monyet itu turun ke jalan raya, sehingga pengemudi harus berhati-hati agar tidak melindas monyet sampai mejret. Atau mungkin juga rambu tersebut dipasang agar pengemudi bisa sambil mengamati monyet-monyet yang asik gelayutan di hutan bakau.

Tapi setelah saya cari-cari, monyetnya tidak sebanyak yang saya bayangkan. Sedikit dan masih bisa dihitung satu dua ekor. Bahkan masih lebih banyak monyet liar di Bumi Perkemahan Cibubur yang seringkali nongkrong di atas pagar.

Tidak ada yang spesial di Kho Sirae. Tidak ada turis asing yang biasanya gentayangan dimana-mana. Kho Sirae hanya sebuah pulau yang dihuni oleh nelayan. Tidak ada resort mewah yang dihuni oleh bule berbikini. Namun tidak sedikit juga dijumpai rumah-rumah mewah.

Satu-satunya hal yang menurut saya menarik adalah kuil yang terletak di bagian tertinggi Kho Sirae. Harus tancap gas pol-polan karena jalan menuju kuil ini cukup terjal. Kompleks kuil ini berbentuk melingkar dengan tempat tinggal para biksu di bagian bawah, dan tempat sembahyang yang besar di bagian paling atas. Di bagian kiri jalan yang bentuknya melingkar sampai ke puncak kuil, Anda akan melihat barisan patung Buddha. Dan di sebelah kanan Anda bisa menikmati pemandangan Kho Sirae dari atas. I think that was the only one good part.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s