Serba Serbi

Zaman Baheula. Darimana?

dih gue udah kenal ma dia dari jaman baheula kale…”
“maklumlah, kamera gue udah dari jaman baheula”
Kalimat di atas merupakan suatu ungkapan yang sering kali kita ucapkan dalam menggambarkan betapa lamanya kita mengenal atau memiliki sesuatu. Sebuah kata yang hanya digunakan dalam konteks seperti ini, dan bukan kata yang baku.
Tapi sadarkah kita apa sebenarnya arti atau makna kata Baheula itu?
Alkisah di tanah Jawa seribu tahun silam, pada era kejayaan Raja Airlangga di daerah Jawa Timur, hidup suatu tokoh yang sangat ditakuti oleh masyarakat. Tokoh itu adalah seorang nenek sihir amat jahat yang memiliki teluh atau mantera sakti yang amat mematikan, mantra Cakrabirawa.
Nenek sihir itu bernama Calonarang, seorang janda dengan seorang anak perempuan bernama Manjali. Ia menyebar sihir mematikan nan mengerikan ke seluruh wilayah Kerajaan Kahuripan. Dengan adanya hal ini, Prabu Airlangga resah dan berniat menghentikan aksi Calonarang melalui ‘orang pintar’ bernama Mpu Barada.
Konon katanya Calonarang menjadi jahat lantaran putrinya, Manjali, tak kunjung ada yang meminang. Maka Mpu Barada menikahkan Manjali putri si ratu sihir dengan putranya yang tampan bernama Bahula.
Jadi Bahula itu datang dari zaman dimana Indonesia masih Nusantara, sekitar tahun 11-12 Masehi. Masih terdiri dari banyak kerajaan Hindu-Buddha. Kepercayaan akan dunia magis masih sangat kuat. Sangat amat jauh dari sains dan modernitas. Suatu dimensi waktu yang amat sangat lampau, dan sering kita ucapkan sebagai zaman baheula yang kemudian menjadi ungkapan populer masa kini.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s